Imunisasi Tambahan DirekomendasikanTerakhir ditelaah: 2026-10-12

Vaksin Hepatitis A

Penyakit yang Dicegah: Penyakit Kuning / Hepatitis A Akut

Hepatitis A sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di sekolah atau tempat penitipan anak lewat makanan jajanan yang tidak higienis. Menyebabkan demam, mual hebat, mata kuning, dan air seni pekat seperti teh.

Rentang Usia:Mulai 12 bulan (2 dosis)
Skema Dosis:2 dosis

Mengapa Vaksin Ini Sangat Penting?

  • Mencegah sakit kuning akut yang memerlukan istirahat total berminggu-minggu.
  • Sangat dianjurkan untuk anak Indonesia mengingat tingginya paparan jajanan di luar rumah.
  • Memberikan imunitas jangka panjang lebih dari dua dekade.

Kapan dan Bagaimana Vaksin Diberikan?

Kandidat Sasaran: Anak mulai usia 12 bulan ke atas.

1Dosis 1: Diberikan mulai usia 12 bulan (1 tahun).
2Dosis 2: Diberikan 6–18 bulan setelah dosis pertama.
Perhatian Khusus Medis:Vaksin ini sangat aman dan hampir tidak pernah menimbulkan demam yang signifikan pada anak.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Reaksi ringan bersifat wajar dan sementara:

  • Rasa pegal atau kemerahan ringan di lengan
  • Demam sangat ringan
Reaksi langka: Alergi berat sangat jarang

Kapan Perlu Ditunda / Kontraindikasi

  • Alergi berat terhadap dosis pertama vaksin Hepatitis A.

Pertanyaan Umum Seputar Hepatitis A

Apakah vaksin Hepatitis A aman bila digabung vaksin lain?

Sangat aman. Vaksin Hepatitis A dapat diberikan bersamaan dengan vaksin lain seperti Varisela, PCV, atau Influenza di lokasi suntik berbeda.

Daftar Sumber Rujukan:
  • •IDAI: Pedoman Imunisasi Hepatitis A IDAI
Layanan Praktik dr. Eko Wahyudi, Sp.A

Ingin Memberikan Vaksin Hepatitis A untuk Buah Hati?

Pendaftaran vaksinasi anak dapat dilakukan secara online melalui portal resmi minimal H-3 agar persiapan logistik rantai dingin vaksin dipastikan siap.