Imunisasi Dasar WajibTerakhir ditelaah: 2026-10-12

Vaksin Polio (OPV & IPV)

Penyakit yang Dicegah: Polio / Poliomielitis (Kelumpuhan Permanen & Layuh Layu)

Polio adalah penyakit menular yang sangat berbahaya. Pemberian kombinasi vaksin polio tetes (bOPV) untuk imunitas mukosa usus dan polio suntik (IPV) untuk imunitas darah menjamin perlindungan komprehensif bagi anak.

Rentang Usia:0, 2, 3, 4 bulan, & booster 18 bulan
Skema Dosis:4 dosis tetes (bOPV) + minimal 2 dosis suntik (IPV)

Mengapa Vaksin Ini Sangat Penting?

  • Mencegah kelumpuhan tungkai layu mendadak (acute flaccid paralysis) yang tidak dapat disembuhkan.
  • Memutus mata rantai penularan virus polio di lingkungan sekitar.
  • Mendukung program eradikasi polio global.

Kapan dan Bagaimana Vaksin Diberikan?

Kandidat Sasaran: Semua bayi sejak lahir hingga usia anak-anak sesuai jadwal nasional IDAI.

1Polio 0: Saat lahir (tetes oral).
2Polio 1, 2, 3: Usia 2, 3, 4 bulan (dapat berupa tetes maupun gabungan heksavalen suntik).
3IPV 1 & 2: Minimal 2 kali suntikan IPV (usia 4 bulan dan 9 bulan).
4Booster: Usia 18 bulan.
Perhatian Khusus Medis:Kombinasi tetes (OPV) dan suntik (IPV) saat ini wajib dilengkapi untuk perlindungan maksimal terhadap serotipe 1, 2, dan 3.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Reaksi ringan bersifat wajar dan sementara:

  • Hampir tidak ada efek samping untuk tetes
  • Nyeri ringan pada bekas suntikan untuk IPV
Reaksi langka: Reaksi alergi sangat jarang

Kapan Perlu Ditunda / Kontraindikasi

  • Anak dengan gangguan sistem imun berat dihindari dari vaksin polio hidup oral (OPV), dianjurkan menggunakan IPV suntik.

Pertanyaan Umum Seputar Polio

Apa bedanya polio tetes dengan polio suntik?

Polio tetes (OPV) membentuk antibodi di saluran cerna tempat virus masuk, sedangkan polio suntik (IPV) membentuk antibodi kuat di aliran darah.

Daftar Sumber Rujukan:
  • •IDAI: Rekomendasi Imunisasi Polio Kombinasi bOPV dan IPV IDAI
Layanan Praktik dr. Eko Wahyudi, Sp.A

Ingin Memberikan Vaksin Polio untuk Buah Hati?

Pendaftaran vaksinasi anak dapat dilakukan secara online melalui portal resmi minimal H-3 agar persiapan logistik rantai dingin vaksin dipastikan siap.