Anak Demam Setelah Vaksin, Apa yang Harus Dilakukan?
Panduan praktis orang tua merawat anak yang mengalami demam atau rewel pasca-imunisasi dengan tenang dan tepat.
Mengapa Anak Bisa Demam Setelah Vaksinasi?
Demam setelah vaksinasi (KIPI ringan) terjadi karena sistem kekebalan tubuh melepaskan zat kimia pembawa pesan (sitokin) saat merespons antigen vaksin. Sitokin ini mengirim sinyal ke pusat pengatur suhu di otak (hipotalamus) untuk menaikkan suhu tubuh sedikit.
Peningkatan suhu ini sebenarnya adalah lingkungan yang optimal bagi sel darah putih untuk memperbanyak diri dan mencetak antibodi baru. Jadi, demam ringan adalah bukti nyata bahwa tubuh si Kecil sedang membangun perlindungan.
Langkah Perawatan Mandiri di Rumah
1. Cukupi Asupan Cairan: Berikan ASI atau susu lebih sering pada bayi, atau air putih hangat dan kuah sup pada balita untuk mencegah dehidrasi.
2. Pakaian Tipis dan Nyaman: Pakaikan pakaian satu lapis berbahan katun yang menyerap keringat. Hindari membedong atau menyelimuti anak tebal-tebal karena panas akan terperangkap.
3. Kompres Hangat: Kompres lipatan ketiak dan selangkangan dengan kain basah air suam-suam kuku (bukan air dingin atau alkohol).
4. Obat Pereda Demam Sesuai Petunjuk Dokter: Berikan parasetamol drops/sirup dengan dosis sesuai berat badan anak sebagaimana yang telah diresepkan oleh dokter spesialis anak saat kunjungan.
Pertanyaan Terkait Topik Ini
Apakah boleh memberikan obat penurun panas sebelum disuntik vaksin untuk pencegahan?
Tidak dianjurkan. Pemberian parasetamol sebelum vaksinasi secara rutin dapat sedikit menurunkan efektivitas pembentukan antibodi. Berikan parasetamol hanya jika anak sudah mulai demam atau tampak rewel kesakitan.